Maleo HTML5 Runner [Serie-2]


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم-

burung-maleo

Di serie yang lalu telah di jabarkan penjelasan singkat tentang Maleo, untuk diketahui maleo sendiri dibangun menggunakan port Gtk + WebKit dalam bahasa pemrograman Vala. Untuk menggunakannya, hanya meletakkan berkas config.xml di lokasi yang tepat. HTML5 Runner ini didukung oleh Seed runtime, atau Anda dapat menggunakan Node.js

Config.xml

Config.xml adalah dokumen metadata yang biasanya menyertai sebuah aplikasi HTML5, dengan menggunakan widget spesifikasi W3C. Kita dapat menentukan geometri dari aplikasi, halaman entry point, dan aspek lain dari aplikasi.

Lebar dan Tinggi

Anda harus menentukan lebar dan tinggi sehingga Maleo akan mempersiapkan ukuran jendela yang sesuai. Lebar dan tinggi ditetapkan sebagai atribut tag widget .

<widget id="com.example.app" version="1.0.0" xmlns="http://www.w3.org/ns/widgets" width="480" height="800">

Entry point

Entry point adalah halaman pertama yang dimuat oleh aplikasi .

<content src="index.html"/>

Secara default, Maleo menggunakan Seed sebagai interpreter JavaScript. Jika Anda ingin menonaktifkan Seed, pake opsi ini :

<preference name="enable-seed" value="none" />

Node.js

Jika Anda memiliki aplikasi back-end Node.js, Anda dapat menentukan path aplikasi. Secara internal, Maleo akan mencoba untuk memanggil Node.js dengan aplikasi tertentu terlebih dahulu .

<preference name="nodejs-app" value="/path/to/nodejs/app" />

Nantikan di serie selanjutnya ya,kita akan mencoba membuat aplikasi sederhana menggunakan Maleo HTML5 Runner ini …

Nantikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s