[Solved]Menginstall plugin wordpress offline tanpa FTP Server


Masalah :

Beberapa waktu yang lalu saya coba untuk menginstall wordpress di komputer lokal saya and its works, kemudian saya coba untuk install beberapa tema wordpress namun entah kenapa muncul gambar seperti berikut :

FTP

Cannot Acces FTP WordPress

Disitu dikatakan bahwa wordpress membutuhkan hak akses ke webserver, Saya coba sesuain dengan mesin webserver saya yaitu hostname : localhostusername : root, namun tetap saja gagal, setelah coba gooling saya mendapatkan solusi sebagai berikut,

Solusi :

$ cd /var/www

$ sudo chmod -R www-data:www-data wordpress

Masuk dulu ke direktori var/www kemudian beri hak akses direktori data wordpress tersebut seperti perintah di atas. dan tema pun berhasil di install dengan baik. 🙂

atau

buka wp-config.php kemudian copy kan script berikut di line paling bawah

define('FS_METHOD','direct');

 

Iklan

[Desain]Membuat ucapan selamat menggunakan Inkscape


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Selamat siang, sudah lama sekali rasanya tidak membuat design dengan inskcape, kebetulan kali ini ada teman yang meminta saya untuk mendesign ucapan selamat, nah screenshotnya ada di bawah ini:

design

 

Unduh berkas svg : berkas asli

[PEMROGRAMAN]Menampilan file .txt di JTextArea


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم-

Biasanya untuk membuat menu bantuan saya sering menuliskannya langsung di JTextArea, dan itu kadang sungguh sangat tidak efisien dan elegan karena bisa saja isi panduan tersebut sangat panjang, nah kali ini kita akan coba menampilkan file .txt tersebut di JTextArea.

1. Siapkan file txt yang mau kita jadikan sebagai menu bantuan

mean3

2. Buat sebuah menu menggunakan JMenu seperti tampilan berikut

mean

ilustrasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. menampilkannya di JTextArea

mean2

 

 

 

 

 

 

 

Download open code : [on progress]

[Solved]Tutorial pasang Conky di Blankon Suroboyoan


Selamat malam menjelang subuh >< ,mengisi waktu senggang setelah sahur ga sengaja mampir ke blog berikut langsung terbelalak ini mata melihat keindahan conky di blankon 9 ,langsung deh pengen nyoba ..bagi kalian yang juga tertarik bisa ikutin langkah-langkah berikut :

1. langkah pertama install conky

sudo apt-get install conky-all

2. langkah kedua unduh dan ekstrak

cd ~ && wget -O infinity-noobslab-eth1.zip http://goo.gl/ZiFbd
unzip infinity-noobslab-eth1.zip && rm infinity-noobslab-eth1.zip

untuk yang menggunakan ethernet

cd ~ && wget -O infinity-noobslab-wlan1.zip http://goo.gl/qkIWg
unzip infinity-noobslab-wlan1.zip && rm infinity-noobslab-wlan1.zip
untuk yang menggunakan nirkabil

3.  Buat berkas pintasan Conky, dengan cara ketikan ini di terminal

cat > ~/.config/autostart/conky.desktop << EOF
<span style="color: #0000ff;">[Desktop Entry]
Name=Conky
<strong>Exec=conky -d</strong>
Encoding=UTF-8
Type=Application
<strong>X-GNOME-Autostart-enabled=true</strong>
Icon=/usr/share/pixmaps/debian-logo.png
GenericName[id_ID.UTF-8]=Conky blankon suroboyoan</span>
EOF

4. ketikan conky di terminal, tralalala muncul deh..it works
wowo
eh uda denger suara tahrim ,wudhu dulu yuk langsung subuhan >.<

Pengenalan Version System Svn,Git dan Mercurial


versioning-system

Kebanyakan Programmer tidak tahu apa itu Versioning System seperti SVN atau GIT dimana jika seseorang membuat  website selalu membuat duplikasi file yaitu 1 di komputer Desktop rumah dan 1 di laptop. Komputer laptop biasanya di gunakan untuk demonstrasi ke client atau developing waktu di kantor sedangkan Komputer Desktop untuk pengerjaan dirumah.

Ya tahu sama tahu lah hampir semua programmer sukanya lembur kalau kerjaan belum kelar, jadi ketika mengerjakan projek di kantor menggunakan laptop sesampai rumah biasanya Programmer mengkopikan data pekerjaan terbaru ke komputer desktop dan melanjutkan bekerja lembur. begitu seterusnya.

Tapi sayangnya kadang seringkali lupa, kadang suatu pagi posisi sudah sampai kantor dan baru ingat kalau ternyata lupa mengcopykan data terbaru ke laptop dari pekerjaan malam sebelumnya yang masih terdapat di komputer Desktop atau kadang sebaliknya malah salah menindih data yang ada di komputer Desktop atau malah yang paling parah lupa data yang terbaru terdapat di komputer yang mana bahkan pernah kejadian data hilang terhapus sehingga harus coding ulang, tapi setelah mengenal Versioning System seperti SVN atau GIT ternyata semuanya sangat terbantukan.

Apa yang dimaksud Versioning System SVN/Git?

Versioning system atau sering juga disebut Revision Control yaitu software yang berfungsi untuk mencatat perubahan berkala pada setiap file dengan detail pencatatan berupa :

  1. Tanggal perubahan
    Anda akan tahu kapan terakhir script tersebut dirubah
  2. User yang merubah
    Anda akan tahu user yang mana dalam tim anda yang melakukan perubahan
  3. Baris Kode perubahan
    Karena file dicatat waktu per waktu maka anda dapat membandingkan setiap baris kode perubahan

Dan dari 3 aturan tersebut kode akan dicatat sebagai Revisi #1, Revisi #2 dan seterusnya. Inilah yang dimaksud dengan Versioning system atau revision control.

Apa yang dapat dilakukan Versioning System SVN/GIT?

Berikut ini beberapa hal yang merupakan fungsi utama dapat dilakukan oleh Versioning system

  1. Undo System
    Sudah terlanjur merubah kode program eh tapi ternyata salah, maka dengan Versioning Sytem anda dapat mengembalikan kode seperti sebelum anda melakukan editing.
  2. Sinkronisasi
    Banyak kepala lebik bagus daripada satu kepala maka itu Versioning system ini mendukung pengerjaan secara team dan mencatat setiap perubahan yang terjadi tentu hal ini dapat diketahui dengan instan karena kode dapat dengan mudah segera disinkronisasi oleh setiap user.
  3. Tracking
    Seperti yang saya sampaikan, Versioning system mencatat berbagai perubahan yang terjadi sehingga anda dapat memonitor atau mentracking perubahan apa yang telah terjadi.

Beberapa Software Versioning System

  1. GIT adalah software versioning system gratis dan opensource yang di ciptakan oleh bapaknya Linux yaitu Linus Torvalds. Git digunakan pada projek kernel linux.
    Sumber Informasi seputar GIT :

  2. SVN atau Subversion adalah salah satu version control yang sangat populer seperti yang digunakan oleh Google Code
    Sumber informasi seputar SVN :

  3. Mercurial – salah satu version control yang ditulis pula menggunakan PyThon dimana sebelumnya hanya dapat dijalankan di sistem operasi Linux namun saat ini sudah mulai dapat dijalankan di beberapa Sistem Operasi
    Sumber informasi seputar Mercurial

Tentang Version Control


Tentang Version Control
Apa itu version control, dan kenapa anda harus peduli? Version control adalah sebuah sistem yang mencatat setiap perubahan terhadap sebuah berkas atau kumpulan berkas sehingga pada suatu saat anda dapat kembali kepada salah satu versi dari berkas tersebut.
Contoh mudahnya :
Jika anda adalah seorang desainer grafis atau desainer web dan anda ingin menyimpan setiap versi dari gambar atau layout yang anda buat (kemungkinan besar anda pasti ingin melakukannya), maka Version Control merupakan sebuah solusi bijak untuk digunakan.

Sistem ini memungkinkan anda untuk mengembalikan berkas anda pada kondisi/keadaan sebelumnya, mengembalikan seluruh proyek pada keadaan sebelumnya, membandingkan perubahan setiap saat, melihat siapa yang terakhir melakukan perubahan terbaru pada suatu objek sehingga berpotensi menimbulkan masalah, siapa yang menerbitkan isu, dan lainnya. Dengan menggunakan Version Control dapat berarti jika anda telah mengacaukan atau kehilangan berkas, anda dapat dengan mudah mengembalikannya.

Kemampuan menggunakan version control merupakan hal yang masih langka ditemukan di kalangan programmer Indonesia. Tidak banyak buku, tutorial ataupun tempat pelatihan yang menyediakan bahan pembelajaran dalam bahasa indonesia. Bahkan di banyak perusahaan software consultant, version control ini masih jarang digunakan.

Padahal kemampuan menggunakan version control adalah kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh tim programmer. Di seluruh dunia, ribuan programmer terlibat dalam pengembangan proyek opensouce, kolaborasi dalam skala raksasa seperti ini mustahil dilaksanakan tanpa adanya version control. Akan terjadi bencana dan kekacauan jika kode sumber hanya diletakkan di website, kemudian dibagi ke semua programmer. Jika dua orang programmer bekerja dalam file yang sama, mereka akan saling menimpa pekerjaan temannya, dan jika terjadi kesalahan maka tidak akan mungkin mengembalikan keadaan kode ke keadaan sebelumnya tanpa usaha yang cukup besar.

Version control dapat membantu sebuah tim pengembang perangkat lunak dengan menyediakan akses kepada setiap anggota tim tanpa harus saling menimpa pekerjaan anggota tim yang lain, seperti yang terjadi jika sebuah tim pengembang menggunakan sharing folder. Version control mampu :

  • Mencatat perubahan code dan pembuat perubahan
  • Menyediakan fungsi undo untuk mengembalikan keadaan code ke titik tertentu
  • Melihat riwayat perubahan code, dari pertama dibuat hingga keadaan yang sekarang
  • Memungkinkan penulisan code secara paralel tanpa ada kejadian anggota tim menimpa pekerjaan anggota tim yang lain.

Jumlah maksimal programmer yang dapat bekerja sama tanpa menggunakan version control adalah satu orang (Endy, 2006). Jika dalam sebuah tim pengembang software terdapat sebuah tim programmer yang lebih dari satu, version control adalah tools yang wajib digunakan.

Ada banyak aplikasi version control yang tersedia, beberapa aplikasi yang cukup terkenal antara lain :

  • Visual Source Safe, version control buatan microsoft. Terintegrasi dengan Visual Studio
  • CVS, version control dikembangkan oleh CollabNet yang dipimpin oleh Karl Fogel. CVS adalah version control yang dikembangkan dengan lisensi opensource dan sudah sangat banyak digunakan. CVS juga mempunyai software pendukung yang sangat besar, dan juga didukung oleh hampir semua IDE besar.
  • Subversion, dibuat dengan tujuan untuk menggantikan CVS yang mempunyai kelemahan-kelemahan sehingga tidak cocok lagi dengan paradigma pengembangan perangkat lunak yang sedang trend saat ini. Subversion ini dikembangkan oleh CollabNet dan dibuat oleh orang yang sama yang membuat CVS, Karl fogel.

 

 

[Pemrograman]Manipulasi JFrame menggunakan Swing Make Over


Hello Newbieilmu Networkers ,apa kabar? semoga baik yah..ok yang paling ditunggu-tunggu dalam belajar java adalah mendesign ,betul betul betul?nah sekarang kita akan coba untuk meng-Make Over JFrame menggunakan komponen Graphics2D yang merupakan turunan dari class JComponent ..

kalo dibanyak tutorial biasanya pada makai Netbeans dengan GUI Buildernya,kita kali ini akan coba membuat nya dengan tanpa menggunakan GUI Builder..

silahkan simak coding berikut


import java.awt.*;
import javax.swing.*;

//@Anugrah Bagus Susilo
public class DemoGradientColor {

	public DemoGradientColor(){

		JFrame frame = new JFrame("Belajar Gradient"); //membuat JFrame
		frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
		frame.setSize(600,400); //menentukan ukuran
		frame.setVisible(true); //membuat komponen frame visible
		frame.setLocationRelativeTo(null); //membuat frame berada ditengah-tengah
		frame.getContentPane().add(new MyComponent()); //memasukan komponen graphics kedalam frame
	}

		public class MyComponent extends JComponent{ //mengextends dari class JComponent
			public void paint(Graphics g){ //paint merupakan turunan dari class JComponent
				Graphics2D g2d = (Graphics2D)g;
				GradientPaint gradient = new GradientPaint(0,0,Color.black,getWidth(),getHeight(),Color.blue,true); //x,y,warnaAwal,lebar,panjang,warnaAkhir,membuat komponen true
				g2d.setPaint(gradient);
				g2d.fillRect(0, 0, getWidth(), getHeight()); //memberi isi warna frame (x,y,width/height)
			}

		}

		public static void main(String[] args) {
		new DemoGradientColor();
	}
}

berikut hasil dari manipulasi dari JFrame …pelajaran selanjutnya akan belajar manipulasi dari JTextField yang juga merupakan turunan dari JComponent

Selamat belajar Swing Make Over …